Kamis, 08 November 2018

Teknik Ternak Sugar Glider


Teknik Ternak Sugar Glider


Hai pecinta sugar glider pada kesempatan kali ini saya akan membahas teknik ternak sugar glider. Jadi sebenarnya ketika kita memelihara sugar glider atau imgim berternak sugar glider susah susah gampang, ketika kita tau caranya akan terlihat mudah dan ketika kita tidak tau akan terlihat susah. Dalam memelihara sugar glider dalam peternak sugar glider itu ada beberpa teknik yaitu

1.   Teknik Couple ( Teknik Pasangan)

Yang dimana teknik breeding atau peternak ini dalam satu kandang Cuma ada 2 sugar glider yaitu jantan dan betina atau dikatakan satu psang. Diteknik ini ada kelebihan dan kekurangannya yaitu :

            Kelebihan :
1)    Jika beranak, anaknya pasti utuh namun hal tersebut mungkin pernah kalian alami. Kalian memelihara sugar glidernya sepasang tapi anaknya satu mungkin salah satunya ada yang cacat yang dampaknya direject oleh induknya
2)    Anak atau joeynya ini cepat besar karena induknya akan fokus untuk membesarkan anaknya tanpa memikirkan betina – betina lain yang mengincar anaknya
3)    Nyamannya induk betina saat ia hamil sampai IP (In Pouch). Sudah pasti nyaman karena ditemani si jantannya dan tidak ada sugar glider yang lain yang menganggunya

Kekurangan :
Jika salah satu belum masa birahi, ini proses perkembangbiakan akan memakan waktu yang sangat lama. Kita ambil sebuah contoh ketika kita mengambil teknik ini teknik couple salah satu sugar glider belum masuk masa birahi contohnya yang betina itu belum masuk masa birahi atau kimpoy, maka sang jantannya akan memakannya. Ujung – ujungnya nanti pasti terdapat luka dibagian leher belakang
2.   Teknik Koloni

Teknik koloni adalah teknik pertenak sugar glider yang dimana dalam satu kandang terdapat lebih dari 2 sugar glider. Ini buat pengalaman juga buat teman – teman, jika memelihara dengan teknik ini lebih baik banyakin betinanya ketimbang jantannya. Kenapa demikian?? Karena ketika kalian memelihara dalam teknik koloni ini, ketika terlalu banyak jantan itu kasihan yang betinanya. Jadi jika jumlahnya ada 6 ekor maka lebih baik 3 jantan 3 betina. Lalu kalau jumlahnya ganjil gimana? Banyakin yang betina daripada yang jantan. Disini juga ada kelebihan dan kekurangannya

Kelebihan
Si jantan bisa memilih betina yang sudah birahi, sehingga induk betinanya akan cepat hamil, jadi ia akan memilih yang menurut dia lebih siap untuk kimpoy. Maka dari itu hal tersebut dapat meminimalisis luka yang disebabkan oleh kimpoy karena si betina tidak siap

            Kekurangan
Joey betina akan hilang dimakan betina lainnya. Mengapa? Karena sugar glider betina tidak ingin disaingi, jadi ketika didalam suatu koloni ada betina beberapa betina dan salah satu betinanya ada yang hamil atau in pouch (IP) maka anaknya atau joey betina itu akan diincar dan dimakan atau dibunuh atau dimangsa yang aka tersisa pasti jantannya. Sehingga kekurangannya juga diteknik ini pasti jika kalian diamkan begitu saja lama kelamaan jumlah sugar glider jantan dan betina itu tidak seimbang karena matinya si joey tadi, jadi lama kelamaan akan banyak sekali sugar glider jantan

3.   Teknik mixture (Campuran)

Teknik ini adalah dimana kita perternak dengan menggunakan pertama teknik koloni lalu disambung dengan teknik couple atau pasangan. Caranya seperti apa sih? Caranya seperti ini
Kita siapkan sugar glider yang sudah didalam kandnag atau dalam teknik koloni sudah ada beberapa sugar glider dalam kandang lebih dari 3 pastinya. Nah kita amati bedanya dipoint ini kita selalu mengamati atau mengobservasi yang terjadi pada sugar glider. Jika kita tidak mengamati atau didiamkan saja jadinya seperti teknik koloni tadi. Bedanya diteknik mixture ini kita mengamati betina yang hamil atau betina yang in pouch (IP). Untuk selanjutnya kita pindahkan ke kandang atau dipisahkan dari koloninya. Bagaimana sih kita bisa mengetahui sugar glider yang sedang hamil atau in pouch (IP)? Kalau in pouch (IP) sudah kelihatan tapi kalau hamil jarang sekali orang mengetahuinya. 

Jadi sugar glider yang hamil bisa kita ketahui dari sikapnya. Biasanya ia aktif dia berubah menjadi menyendiri dipojokan biasanya ini adalah salah satu ciri – ciri sugar glider yang hamil atau biasanya bisa juga menjilati bagian perutnya, karena mungkin ia mau melahirkan. Pada fase ini kalian harus memisahkan dari koloni – koloninya yang bertujuan agar anaknya nanti tidak dimakan atau dimangsa oleh koloninya. Jadi setelah itu dipisahkan dan kandangnya untuk membuat sugar gliderini tidak setres jangan terlalu jauh dari kandang koloninya, karena apa? Ketika sugar glider itu dipisahkan dari jantan biasanya setres. Umntuk meminimaliskannya kita cari si induk jantannya. Untuk mencarinya ada beberapa teknik untuk mencari siapa induk jantannya. Caranya kandang sugar glider betina tadi didekatkan saja, sugar glider jantan yang merasa menghamlinya ia akan berusaha masuk sehingga ia akan terlihat menempel – nempel dinding dan kelihatannya pengen sekali masuk ke dalam kandnag si betinanya.

 Jadi si sugar glider jantan ini adalah salah satu hewan yang paling bertanggung jawab, setelah itu kita ambil si jantan lalu kita masukkan ke kandang betina. Yang intinya adalah untuk membuat sugar glider tidak setres.
Point pada teknik mixture atau teknik campuran ini adalah
1)    Kita ambil point dari teknik koloni yaitu cepat hamil
2)    Kita ambil point dari teknik pasangan atau couple yaitu untuk si joeynya ini terawat dari kecil hingga besar agar mudah besar, tidak ada tekanan dari yang lain atau dari indukan lainnya

semoga bermanfaat

                          

0 komentar:

Posting Komentar